Striker Manchester United Menyesal Pernah Jadi Korban Main Gim Online

Manchester United Ditahan Imbang Aston Villa di Old Trafford

Jakarta – Striker Manchester United, Marcus Rashford sedang menikmati peran baru sebagai duta besar kampanye terhadap pembatasan akses gim online. Ia mengaku pernah menjadi korban setelah ketagihan terus bermain.

Esports.uk merilis, Marcus Rashford menceritakan sisi negatif jika terlalu banyak bermain gim online tanpa tujuan prestasi. “Saya memiliki pengalaman buruk ketika harus merasakan ‘racun’ permainan dunia maya. Gim itu sungguh membuatku ingin dan ingin selalu bermain, padahal membahayakan,” katanya.

Penyerang Timnas Inggris menyebut, saat itu dirinya seolah tak ingin bermain atau melakukan aktivitas lain ketika ada gawai di tangannya. Efek negatif jika tak ada kontrol bermain gim online bisa menyeranng ke beberapa aspek seperti level kebugaran yang tak terukur, konsentrasi cepat menurun, pengaturan emosional yang susah dan cenderung invidiualistis.

Sayang, Marcus Rashford tak menyebut gim apa yang membuatnya terus ketagihan. Intinya, bomber andalan Manchester United musim ini mengirim pesan kepada kalangan anak-anak dan remaja agar membatasi diri ketika mengakses gim online.

Atur Aktivitas

Pada sisi lain, Rashford sadar dengan kemungkinan adanya hasrat untuk menjadi pemain gim profesional. “Tapi saya yakin selalu ada jalan tanpa harus mengorbankan beberapa hal krusial. Gim membuat kita seolah menerima zat adiktif, tapi sesungguhnya bisa diatur,” jelasnya.

Beberapa waktu lalu, Marcus Rashford mengaku senang mengamati beberapa permainan esports bergenre sepak bola. Latarnya tak lain mengasah majinasi agar bisa bermain lebih kreatif di lapangan.

Marcus Rashford tampil brilian musim ini bersama Manchester United. Ia sudah mengemas 14 gol dan 4 asis di pentas Premier League 2019-2020.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*