MotoGP Belanda 2019 dan Tantangan Rossi Akhiri 2 Tahun Paceklik Kemenangan

Valentino Rossi

Assen – MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (25/6/2019), mungkin bukan balapan yang istimewa dan krusial pada kalender balap musim ini. Tapi, bagi Valentino Rossi, MotoGP Belanda menawarkan tantangan berat yang harus disambarnya. 

Sirkuit Assen menjadi saksi kemenangan terakhir Rossi di MotoGP. Sudah genap dua tahun The Doctor tak naik podium utama. Kemenangan terakhir pembalap Monster Energy Yamaha itu di MotoGP ditorehkan saat balapan di Sirkuit Assen pada 2017.

Kemengan Rossi pada MotoGP Belanda 2017 tak diraih dengan mudah. Dia mengawali balapan dari posisi keempat, kemudian perlahan merangsek hingga memimpin balapan. 

Meskipun sudah melaju di posisi terdepan, bukan berarti Rossi melaju mulus hingga garis finis. Dia mendapat tekanan hebat dari Danilo Petrucci. Pembalap berusia 40 tahun tersebut akhirnya tetap berhasil naik podium utama, diikuti Petucci di posisi kedua dan Marc Marquez di urutan ketiga. 

Peruntungan positif Rossi berakhir di Sirkuit Assen pada 2017. Rossi praktis kurang kompetitif dalam dua musim terakhir, 2017 dan 2018. Performa Rossi yang kurang mengesankan tak terlepas dari jebloknya kinerja motor Yamaha. 

Yamaha M1 benar-benar tak berkutik bersaing dengan Ducati dan Honda. Yamaha tak menunjukkan peningkatan performa yang signifikan dibanding dua rival utamanya tersebut. 

Alhasil, Valentino Rossi juga sulit bersaing dengan para rivalnya, terutama Marc Marquez dan Andrea Dovizioso. The Doctor perlahan namun pasti terlempar dari pacuan juara dunia pada musim lalu. Gelar juara dunia menjadi milik Marquez, adapaun Dovi menjadi runner up.  Torehan terbaik Rossi pada 2018 adalah finis di posisi kedua di MotoGP Jerman. 

Berjuang Keras

Paceklik kemenangan Rossi pada 2018 masih berlanjut hingga musim ini. Hingga seri ketujuh, pencapaian terbaik pria Italia tersebut finis di posisi kedua. Dia dua kali menjadi runner up, pada MotoGP Argentina dan Amerika Serikat. 

Rossi juga kena sial pada balapan terbaru di MotoGP Catalunya. Bermodal kecepatan motor yang meyakinkan, Rossi malah tak bisa merampungkan balapan karena ikut kena imbas dari insiden Jorge Lorenzo di lap kedua Tikungan 10. 

Namun, performa di Catalunya bisa menjadi modal positif bagi Rossi. Dia terlihat kompetitif sejak sesi latihan bebas hingga balapan, sayangnya berakhir pahit. 

Mampukah Rossi menyudahi paceklik kemenangan yang sudah berlangsung dua tahun? 

Jawabannya tak mudah. Rossi bukan hanya harus berharap pada performa Yamaha M1, tapi juga harus memenangi duel kontra para rival utamanya, seperti Marquez, Dovi, serta rekan setimnya, Maverick Vinales. 

Kans kembali naik podium utama selalu terbuka, namun Rossi harus benar-benar berjuang keras dan pantang melakukan kesalahan sekecil apa pun. 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*