Joko Susilo Siap Pasang Badan atas Kegagalan Persik di Piala Gubernur Jatim 2020

Joko Susilo

Bangkalan – Joko Susilo mengalami start buruk bersama Persik Kediri tahun ini. Tim Macan Putih, yang berstatus juara lima kali, tersingkir di fase grup Piala Gubernur Jatim 2020. 

Meski Persik Kediri masih menyisakan satu partai lagi, yakni melawan Bhayangkara FC (14/2/2020), hasil akhir tidak akan memengaruhi peluang mereka karena Persik telah dua kali mengalami kekalahan.

Apa komentar sang pelatih, Joko Susilo, dengan kegagalan ini?

“Tim Persik saat ini dalam proses building. Persiapan kami turun di turnamen pramusim ini juga tak ideal. Ketika Piala Gubernur Jatim dimulai, banyak pemain yang baru bergabung,” tutur Joko Susilo. 

Eks asisten pelatih Timnas Indonesia ini menunjuk Andri Ibo dan Paulo Sitanggang, yang baru menyusul tim ke Surabaya setelah izin beberapa hari untuk urusan pribadi. 

“Contohnya Ibo dan Paulo. Malam sebelum pertandingan pertama, mereka baru gabung di Surabaya. Tapi, mereka masih bisa saya mainkan karena sebelumnya sudah latihan bersama di Kediri. Namun, mereka tak bisa tampil maksimal,” tuturnya.

Pelatih asal Cepu, Jawa Tengah, ini juga menyebut tiga pemain impor, yakni Ante Bakmaz (Australia), Gaspar Vega (Argentina), dan Patrick Bordon (Slovenia) belum memberi kontribusi.

“Hanya Bakmaz yang saya bisa mainkan, karena dia datang di Indonesia lebih awal. Sementara Gaspar dan Bordon, masih hitungan hari tiba sebelum turnamen ini. Sangat berisiko bila saya mainkan mereka,” ucapnya. 

Joko Susilo pun siap pasang badan atas hasil buruk yang dialami skuat Persik Kediri.

“Karena tim ini masih dalam proses membangun, jangan berharap hasil bagus dulu. Mungkin hanya beberapa orang yang puas, tapi suporter dan mungkin puluhan ribu orang di Kediri kan melihat hasil akhir. Saya siap pasang badan untuk Persik,” ujarnya. 

Puncak Performa

Pelatih yang akrab disapa Getuk ini optimistis Persik Kediri akan mencapai puncak performa di Liga 1 2020.

“Tim ini dipersiapkan untuk Liga 1. Lebih baik seperti ini (gagal di Piala Gubernur Jatim), sehingga saya, tim pelatih, dan pemain harus berbenah diri. Saya bertanggung jawab atas hasil ini. Saya yakin Persik akan tampil beda di Liga 1 nanti,” jelasnya. 

Kekuatan Persik Kediri di Piala Gubernur Jatim memang compang-camping. Selain faktor pemain, fisik Faris Aditama dkk. juga belum ideal. Persik juga tampil tanpa striker murni sehingga daya gedor ke pertahanan lawan sangat minim.

Patrick Bordon sangat belum siap dari sisik fisik dan kerja sama tim. Striker andalan Macan Putih lainnya, Septian Satria Bagaskara, belum bergabung karena dalam proses penyembuhan cedera. 

“Jika Bordon dan Bagas bisa main, lini depan Persik akan menakutkan. Alhamdulillah, Bagas sudah sembuh dan siap latihan. Begitu pula Bordon,” pungkas Joko Susilo mengakhiri pembicaraan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*