Ibunda Valentino Rossi Buka Suara Sang Anak Didepak Yamaha

Valentino Rossi dan Stefania Palma

Jakarta – Yamaha membuat keputusan besar dalam kurun waktu tiga hari terakhir. Selasa (28/01), mereka memperpanjang kontrak Maverick Vinales berdurasi sampai MotoGP 2022.

Rabu (29/01), giliran Valentino Rossi yang didepak dan mengangkat pebalap Petronas Yamaha, Fabio Quartararo. Kamis (30/01), tim berlambang garpu tala ini mengontrak Jorge Lorenzo sebagai pebalap penguji.

Dengan naik kelasnya Quartararo, maka masa depan Rossi di MotoGP sedang menjadi teka-teki besar. Konon ia sedang mempertimbangkan apakah pensiun atau turun ke Petronas Yamaha.

Rossi sendiri menceritakan Yamaha memintanya membuat keputusan apakah pensiun atau tidak pada awal tahun ini.

Namun The Doctor-julukan Rossi bersikukuh ingin menunggu sampai beberapa lomba MotoGP 2020 dan melihat apakah dirinya bisa kompetitif di atas motor Yamaha YZR-M1.

Keputusan Rossi di atas mendapat dukungan dari sang ibunda, Stefania Palma.

“Saya senang dan bangga, pada momen seperti sekarang, Valentino memilih untuk butuh lebih banyak waktu sebelum memutuskan akhir dari kariernya,” kata Stefania.

“Dia tidak terpengaruh dengan pilihan pihak lain, tapi ia mengikuti apa yang menjadi idenya,” lanjutnya.

Opsi ke Petronas Yamaha

Menurut beberapa sumber, kini Valentino Rossi dihadapkan dua opsi. Pertama, pensiun. Kedua, turun ke tim Petronas Yamaha sebagai pengganti Quartararo.

Yang pasti, dalam keterangannya, Rossi melihat pindah ke Petronas Yamaha bukan sebuah perbedaan yang besar.

“Saya tidak melihat perbedaan besar jika pergi ke Petronas. Dan buat saya, Petronas bukan tim yang buruk,” kata Rossi saat diwawancara La Gazzetta dello Sport.

Konon Rossi diiming-iming bakal diduetkan dengan adiknya, Luca Marini pada MotoGP 2021 jika bersedia tampil di Petronas Yamaha. Marini sendiri musim ini masih mentas di Moto2.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*