3 Cerita Gagal Transfer Eropa yang Bikin Malu

Copa Del Rey, Philippe Coutinho, Barcelona

Jakarta – Barcelona dikenal sebagai klub besar yang menarik banyak minat pemain. Namun tak selalu nama besar Barcelona bisa membuat transfer mulus.

Ada saja masalah yang menghampiri, misalnya besar transfer atau sang pemain menolak. Rodrigo Moreno menjadi kasus terakhir dimana Barcelona gagal memboyong pemain bidikannya.

Transfer gagal karena Valencia meminta biaya transfer yang begitu besar. Konon, Barcelona dituntut membayar 60 juta euro untuk pemain yang mencetak dua gol musim ini untuk Valencia.

Tentu saja, Barcelona ogah membayar harga sebesar itu. Maka itu, Barcelona langsung alihkan target ke pemain lain yaitu striker Ajax Amsterdam, Dusan Tadic.

Dusan Tadic dirasakan bisa lebih tajam di depan gawang. Hanya saja pendekatan kepada Tadic begitu mepet sehingga diragukan transfer Barcelona bisa berhasil. Ada tiga kisah epik kegagalan transfer Barcelona dalam memburu target mereka. Cek detailnya:

Takefusa Kubo

Takefusa Kubo merupakan pemain binaan Barcelona di akademi mereka, La Masia. Dia belajar di La Masia hingga usia 10 tahun sebelum terjadi sanksi FIFA yang menuding Barcelona rekrut pemain di bawah umur yang dianjurkan.

Kubo pun lalu besar di Jepang. Dia bermain di J League bersama Tokyo FC dan jadi pilar di Timnas Jepang.

Kegemilangan Kubo membuat Barcelona berniat untuk memboyongnya. Mereka pun sudah mengirimkan delegasi untuk melakukan negoisasi pada awal musim lalu.

Namun sang pemain ternyata lebih tertarik gabung Real Madrid. Barcelona pun gigit jari gagal mendapatkan bakat asal Jepang ini meski saat ini Kubo dipinjamkan ke Real Mallorca.

Marco Veratti

Sebelum rumor Neymar hengkang ke PSG pada 2017 lalu, Barcelona mengincar Marco Veratti untuk menambah lini tengah tim. Veratti juga dinilai cocok untuk menjadi penerus Xavi dan Andres Iniesta.

Hampir berbulan-bulan jelang musim 2017-2018 bergulir, Barcelona gencar mengejar Veratti.Bahkan pemain berbakat asal Italia ini dikabarkan sering menghabiskan waktu di Barcelona.

Namun hingga bursa transfer musim panas saat itu ditutup, Barcelona sama sekali tidak mendapatkan Veratti. Bahkan Barcelona malah kehilangan Neymar yang tiba-tiba “gelap mata” dengan tawaran main di PSG.

Hingga kini, Marco Veratti tak kemana-mana. Belum ada klub yang mengajukan tawaran untuk membawanya keluar dari PSG.

Antoine Griezmann

Antoine Griezmann memang kini berkostum Barcelona. Namun kisah perburuan Griezmann sudah terjadi sejak dua musim sebelumnya.

Griezmann memikat Barcelona berkat permainan apiknya bersama Atletico Madrid. Dalam beberapa kali pertemuan melawan Barcelona, Griezmann kerap menjadi batu sandungan.

Puncak perburuan terjadi pada 2018 usai Antoine Griezmann membawa Barcelona jadi juara di Liga Spanyol. Barcelona sudah menyiapkan sejumlah uang yang tentunya banyak untuk Griezmann.

Namun sang pemain tiba-tiba menolak Barcelona. Dia memilih bertahan di Atletico Madrid karena merasa tertantang dengan proyek bersama Diego Simeone. Dia bahkan membuat video soal penolakan kepada Barcelona.

Semusim kemudian, dia berubah pikiran dan gabung Barcelona. Fans sempat menentang transfer ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*