4 Kombinasi Lini Tengah Arsenal yang Menakutkan

Arsenal Vs Tottenham Hotspur

Jakarta – Arsenal sedang mengalami permasalahan di lini depan dalam mengawali musim baru Premier League. Saat ini, Unai Emery sedang mencari-cari komposisi terbaik di lini tengah Arsenal untuk meraih tiga poin setiap pekannya.

Granit Xhaka, Matteo Guendouzi, dan Lucas Torreira merupakan gelandang Arsenal yang memiliki rekor statistik cukup baik ketika bermain.

Unai Emery kerap menggunakan kombinasi ketiga pemain tersebut untuk mengontrol lini tengah Arsenal dalam beberapa pekan terakhir. Namun, Emery masih mencari-cari kombinasi terbaik untuk menjalani kompetisi yang begitu ketat.

Berikut, beberapa opsi kombinasi di lini tengah Arsenal berdasarkan analisis Sportskeeda.

Matteo Guendouzi menjadi salah satu pemain terpenting bagi lini tengah Arsenal. Sejak didatangkan dari Lorient, pemain berusia 20 tahun tersebut mampu menunjukkan konsistensi dalam permainannya. Gelandang asal Prancis tersebut memiliki potensi menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia jika terus berkembang setiap pekannya.

Sejak kedatangannya dari Sampdoria, Lucas Torreira mampu memikat hati publik Stadion Emirates. Pemain berusia 23 tahun tersebut memiliki agresivitas yang tinggi serta kegigihkan ketika bermain. Gelandang asal Uruguay tersebut memiliki akurasi umpan yang cukup baik, tetapi harus dikembangkan lagi.

Dani Ceballos telah memperlihatkan beberapa kemampuan terbaiknya sejak dipinjamkan ke Arsenal. Arsenal pernah memiliki gelandang asal Spanyol seperti Cesc Fabregas dan Santi Carzola. Ceballos diharapkan mampu memperlihatkan permainan terbaiknya sama seperti yang pernah diperlihatkan pendahulunya.

Kombinasi ketiga pemain tersebut merupakan opsi terbaik yang dapat diterapkan Unai Emery dalam mengarungi ketatnya kompetisi di Premier League. Emery dapat menepatkan Guendouzi dan Torreira sebagai gelandang jangkar The Gunners dan menaruh Ceballos di posisi pemain nomor 10.

Sejak kedatangan Mesut Ozil dari Real Madrid, Gooners memiliki harapan besar terhadapnya. Ozil dapat berkreasi dalam membangun serangan. Akurasi umpan yang dimiliki Ozil tidak perlu dipertanyakan lagi. Kehadiran Unai Emery ke Arsenal membuat pemain asal Jerman itu jarang mendapatkan tempat di lini tengah Arsenal.

Emery tampaknya ragu terhadap kemampuan Ozil. Pemain yang telah pensiun dari timnas Jerman tersebut masih dihantui tragedi yang menimpanya sebelum musim ini bergulir. Ozil juga tidak terlalu aktif dalam membantu pertahanan Arsenal.

Akan tetapi, patut dicoba pada beberapa kesempatan bertanding untuk menunjukan bahwa Ozil masih menjadi salah satu pemain top di dunia.

Dalam formasi ini, Emery dapat menepatkan Ozil sebagai gelandang serang dan dibantu oleh Torreira dan Ceballos dibelakangnya. Ketiga pemain ini mampu meningkatkan kreativitas Arsenal dalam mengarungi musim yang ketat ini.

Namun, komposisi ini terlalu menyerang sehingga membuat sisi pertahanan Arsenal agak goyah. Sebaiknya komposisi ini dimainkan ketika bermain di kandang sendiri atau saat menghadapi tim-tim yang tidak terlalu kuat.

Granit Xhaka adalah salah satu pemain yang berbahaya bagi lini tengah Arsenal. Pemain asal Swiss ini kerap melakukan kesalahan. Xhaka kerap melakukan pelanggaran yang tidak penting. Gooners pasti tidak akan lupa akan pelanggaran yang dilakukan Xhaka ketika berhadapan dengan Tottenham Hotspur. Pelanggaran tersebut membuahkan penalti untuk Spurs dan Hary Kane mampu menceploskan bola ke dalam gawang.

Andai Xhaka tidak melakukan pelanggaran tersebut, kemungkinan The Gunners meraih tiga poin akan semakin besar. Selain itu, kontribusi pemain berusia 26 tahun tersebut minim.

Kombinasi ini terbilang sangat beresiko untuk di pakai Emery di laga-laga penting. Namun, jika Emery ingin mendominasi lini tengah Arsenal, kombinasi ini dapat dipakai.

Joe Willock merupakan pemain muda yang menjanjikan. Pemain asal Inggris ini mampu beroperasi di posisi nomor 8 dan 10. Willock memiliki energi, kesegaran, kedinamisan, dan memiliki etos kerja yang tinggi. Emery dapat memaksimalkan kemampuan dribbling pemain berusia 20 tahun tesebut.

Dalam menjalani Liga Eropa, Emery perlu merotasi skuatnya. Hal ini penting untuk menjaga kebugaran semua pemain.

Dalam kombinasi ini, Guendouzi dapat ditempatkan di posisi nomor 10. Guendouzi dapat dimainkan juga sebagai gelandang bertahan dengan menepatkan Ceballos di posisi sebelah kiri dan Willock di posisi sebelah kanan. Kombinasi ini tepat digunakan saat Arsenal mengarungi Liga Eropa, Piala FA, dan Piala Liga

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*