3 Pesepak Bola Prancis yang Jadi Penentu Kemenangan Juventus atas Parma

Torino Vs Juventus

 Juventus akan bertandang ke stadion Ennio Tardini, markas Parma pada laga pembuka Seria A Italia musim 2019-2020. Laga ini juga akan menjadi debut Maurizio Sarri sebagai pelatih Bianconeri.

Selain Sarri beberapa pemain baru Juventus juga berkemungkinan debut di laga ini. Beberapa pemain yang punya kans debut antara lain Adrien Rabiot, Aaron Ramsey, dan Danilo.

Terlepas dari sosok-sosok itu, Sarri sepertinya harus mempertimbangkan untuk memainkan gelandang asal Prancis. Pasalnya, gelandang asal Negeri Menara Eifel punya jejak rekam bagus di laga ini.

Merujuk kepada hal itu, Sarri berpotensi menurunkan Adrien Rabiot di lini tengah Juventus. Ya, Rabiot adalah salah satu gelandang Prancis yang bermain di Juventus.

Juventus sendiri sukses menaklukan Parma 2-1 di Ennio Tardini musim lalu. Dua gol Seperti dilansir situs resmi klub, berikut tiga pemain Prancis yang menorehkan catatan manis di laga melawan Parma.

Musim 2005/06, Juventus bertemu Parma di pekan kelima Liga Italia. Parma unggul lebih dulu lewat gol Marco Delvecchio.

Juventus baru bisa menyamakan kedudukan di penghujung babak pertama lewat Mauro Camoranesi. Laga nyaris berakhir imbang 1-1 ketika Patrick Vieira muncul sebagai pahlawan.

Zlatan Ibrahimovic mengirim bola umpan lambung ke tiang jauh gawang Parma. Di sana, Vieira dengan jeli menyundul bola matang Ibra dan memasukkannya ke dalam gawang.

Di musim itu, Juventus akhirnya keluar sebagai juara. Sayang, gelar itu dicopot karena Juventus tersandung kasus calciopoli.

Lagi-lagi pemain Prancis menjadi penentu kemenangan Juventus dari Parma. Ini terjadi kembali di musim 2013/14

Pada menit ke-75, kedudukan masih 0-0 saat meladeni Parma. Padahal ,Juventus butuh kemenangan di laga itu.

Di tengah kebuntuan, Pogba muncul sebagai pahlawan. Bola pantul tenangan Carlos Tevez tak disia-siakan Pogba untuk menjebol gawang Antonio Mirante.

Kemenangan Juventus di laga ini turut membantu Bianconeri meraih gelar juara Liga Italia. Gelar ini menjadi yang terakhir dipersembahkan pelatih Antonio Conte sebelum ia hijrah ke Chelsea.

Blaise Matuidi tak ingin ketinggalan menjadi pemain Prancis yang berjaya bagi Juventus di laga melawan Parma. Sumbangan gol Matuidi membuat Juventus menang 3-2.

Gol Matuidi bermula dari aksi tendangan dengan tumit Mario Mandzukic. Bola umpan Mandzukic lalu diteruskan Matuidi mencetak gol.

Matuidi sendiri hanya menyumbang tiga gol bagi Juventus sepanjang musim. Namun sebagai gelandang bertahan, hal itu lebih dari cukup.

Apalagi, Juventus juga sukses keluar sebagai juara.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*